Headline

untuk sementara berita yang di tayangkan, hanya sebagai pemenuhan tugas perkuliahan Jurnalistik baru, mohon maaf jika ada opini berbeda dan masih jauh dari kata sempurna.

Friday, July 6, 2018

Pameran I-Fotografi Uhamka Membuka Inovasi Baru



Jakarta - UKM Mahasiswa Pecinta Fotografi I-Fotografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) menggelar pameran foto jurnalistik di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA, Jalan Raya Bogor Kilometer 23, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Pameran foto dalam rangka perayaan milad 17 tahun berdirinya wadah kreasi mahasiswa bernama I-Fotografi UHAMKA ini dibuka oleh Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Nurysam Daoed. Kehadiran Nursyam untuk mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang semula dijadwalkan membuka secara resmi pameran bertajuk Captura itu.

"Saya kebetulan hadir membuka pameran foto di UHAMKA menggantikan pak Anies. Sekarang kita bisa membuat hasil fotografi, kita punya kamera, ambil momen tapi tentu menggunakan tekhnik supaya hasilnya memiliki nilai seni yang lebih menarik," ujar Nursyam dalam sambutannya di Auditorium kampus A UHAMKA, Selasa (26/6/2018).

Pameran foto yang digelar mulai tanggal 17-19 April 2018 mengusung tema 'Return'. Tema tersebut memiliki makna mengangkat kehidupan sosial masyarakat di Jakarta.

Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Fotografi I-Fotografi, Diyyas Sepdiyan mengaku sangat mengapresiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov DKI yang menyempatkan waktunya membuka pameran foto tersebut. Apalagi, I-Fotografi UHAMKA mendapat kesempatan menunjukkan hasil karyanya di Balai Kota Jakarta.

"Kami harap dapat membawa nama UHAMKA melalui I-Fotografi agar dapat terus berkarya,  berkembang dan tentunya membersarkan nama kampus tercinta," pungkas Diyyas.

Ular Diselokan Buat Geger Warga























Bekasi Timur – Seekor ular Sanca batik ditemukan dikampung jati kelurahan jatimulya kabupaten bekasi timur. Ular tersebut membuat geger warga yang menemukan di saluran air. Panjang ular tersebut diperkirakan sepanjang 4 meter.

Warga sekitar, Nobon mengatakan, ular itu ditemukan pada pukul 05.00 WIB. Nobon melihat ular tersebut secara langsung, dan sempat memanggil beberapa warga yang ada disekitar.


“Setelah saya melaksanakan sholat Subuh, saya melihat ada yang bergerak di dalam got (saluran air), saya kaget dan langsung cari temen buat bantu saya.” ujar Nobon saat dikonfirmasi Senin ( 2/7/2018 ) , pukul 07.30 WIB.

Nobon langsung memanggil warga sekitar untuk membantu mengevakuasi dan mengamankan ular tersebut agar tidak menyerang atau membahayakan warga yang lain. Proses evakuasi sedikit terhambat dikarenakan banyaknya warga sekitar yang ingin meliihat ular tersebut.

Ular tersebut saat ini telah dipindahkan ke dalam kandang, dan masih disimpan oleh warga sekitar.
(TSB/ORL)

Tuesday, June 28, 2016

Tester Pulsar 200ns

Monday, June 27, 2016

Aman Mudik Menggunakan Motor




Sudah mendekati hari raya Idul Fitri, pasti anda tidak lupa dengan tradisi mudik ke kampung halaman.
Banyak alat transportasi yang di gunakan untuk mudik ke kampung halaman, salah satu nya adalah berkendara dengan motor sendiri.
Motor adalah alat transportasi yang di favoritkan para pemudik.
Mengingat mudik merupakan perjalanan panjang dan mungkin sangan melelahkan.
Sebelum mudik, pastikan tubuh kita dengan keadaan sehat dan siap untuk berkendara dengan aman, berikut adalah tips untuk berkendara aman, dan nyaman saat mudik dengan menggunakan sepeda motor ;

1. Siapkan Mental Tubuh    Sebelum kita pergi mudik, kita perlu mempersiapkan keadaan tubuh kita dalam keadaan sehat dan siap untuk berpergian jarak mungkin jauh, maka kesehatan itu adalah yang paling utama untuk berkendara dengan aman, dan yakin lah kita sanggup untuk berpergian jarak jauh.

2. Persiapkan kondisi motor 
Selain mempersiapkan tubuh kita, kita juga harus memastikan kondisi kendaraan yang kita akan gunakan dengan keadaan yang baik dan perlu nya kita mengecek terlebih dahulu, seperti Oli yang harus di ganti, Busi motor, Lampu utama yang memadai jangan menggunakan lampu yang dapat merugikan orang lain, Lampu seint dan Stop lamp yang juga perlu untuk komunikasi sesama kendaraan terjaga, Poros ban jangan sampai halus yang dapat membahayakan kita dan pastikan tekanan angin motor dengan cukup jangan berlebihan dan jangan kurang juga, cek juga sistem pengereman kendaraan kita, pengereman itu juga adalah salah satu yang harus kita perhatikan juga loh, dan yang terakhir jangan abaikan kaca sepion, betapa pentingnya sepion saat berkendara yang berfungsi untuk melihat keadaan yang ada di belakang kita saat berjalan, apa lagi pas disaat kita hendak belok, itu seharusnya kita cukup melirik apakah belakang sudah keadaan aman untuk belok, maka jangan abaikan kaca sepion ya.


3. Perlengkapan pengendara

Disaat akan berangkat untuk mudik, kita juga perlu melengkapi diri dengan perlengkapan yang safety, agar kita tetap dengan keadaan sehat juga dan agar tidak mengganggu perjalanan kita. kita perlu persiapkan beberapa perlengkapan seperti berikut :

      >Helm Ber-SNI : Helm adalah perlengkapan Vital untuk menjaga kepala kita dari benda keras atau yang dapat membahayakan kepala kita, dan pakailah helm dengan nyaman, karena kenyamanan dapat mempengaruhi kita saat berkendara, jangan lah memakai yang sempit atau longgar, cukup lah yang pas dengan batok kepala kita.

      >Jaket & sarung tangan :  Jaket dan sarung tangan itu juga sangat perlu, untuk menahan rasa dingin dari udara pada saat malam hari, dan juga menahan rasa panas terik di siang hari, jangan lah pilih yang sangat tebal, cukup lah yang membuat kita nyaman pada saat berkendara, dan perlu nya kita memakai warna yang dapat terlihat oleh kendaraan lain.

       >Pakai lah protector tangan dan kaki : Protector tangan atau kaki juga sebenarnya juga perlu untuk menjaga kaki kita dari benda keras atau pun batu kerikil yang dapat membahayakan kaki atau tangan kita.

      >Pakai lah sepatu yang melebihi mata kaki : Pilihlah sepatu yang melebihi mata kaki kita, untuk menjaga kaki kita terkilir saat kaki turun dari motor atau saat menahan motor.


     > Surat-surat Lengkap : Lengkapilah surat-surat seperti SIM, STNK, KTP untuk mengidentifikasi data lengkap diri anda saat anda pergi jarak yang jauh.



4. Bawaan atau barang untuk mudik : Barang atau bawaan perlengkapan disana mungkin sangat perlu seperti baju dan perlengkapan disana, jangan lah membawa barang yang sangat banyak, karena sangan mempengaruhi bobot untuk motor yang kita naiki, yang dapat mempengaruhi keseimbangan kita saat mengendarai, bawalah barang yang kita perlu saja dan packing lah dengan sangat simpel agar mempermudah membawa nya.

5. Utamakan keselamatan : utamakan lah keselamatan saat berkendara, jangan lah utamakan kecepatan, karena sanak saudara sudah menunggu di kampung halaman, tidak apalah berkendara pelan yang terpenting adalah selamat sampai tujuan, jangan lah paksakan diri untuk saat berkendara, jika badan terasa letih saat berkendara jauh dan lama, perlu lah kita istirahat untuk mengistirahat kan tubuh kita agar kesegaran atau kesehatan kita terjamin hingga sampai di tempat tujuan.

6. Alat Komunikasi :  Alat komunikasi telepone atau handphone itu sangat penting karena alat komunikasi itu untuk memberi tau keadaan kita kepada keluarga atau pun dalam keadaan darurat pun kita dapat menghubungi posko atau pun yang dapat membantu kita dalam saat berkendara, yang terpenting janganlah menggunakan handphone disaat berkendara, walaupun menggunakan headphone atau headset kita seharusnya tidak lah menggunakannya saat berkendara, karena dapat mengganggu konsentrasi saat kita berkendara.

Yang terpenting adalah ingatlah jangan lah utama kan kecepatan tetapi utamakan lah keselamatan dalam berkendara, dan sampailah dengan selamat sampai tujuan, KEEP SAFETY RIDING
Semoga bermanfaat untuk mudik nanti ^_^ 

3 Cara Jitu Lenyapkan Kantung Mata dalam 5 Menit

Wajah menjadi salah satu faktor yang membuat wanita percaya diri. Adanya masalah pada wajah tentunya akan membuat Anda panik. Begitu juga halnya dengan kantung mata. Bila sampai terjadi permasalahan seperti kantung mata menggelap dan terlihat bengkak, maka hal ini akan sangat mengganggu penampilan. Seperti yang dilansir dari situs Boldsky, Rabu (11/5/2016) berikut beauty tips menghilangkan kantung mata dalam sekejap.

1. Masker Ketimun
Jika Anda memiliki permasalahan pada daerah bawah mata, namun dalam intensitas yang masih ringan, Anda dapat meredakannya dengan perawatan rutin menggunakan masker ketimun. Lakukan seminggu sekali secara rutin. Masker ini juga dapat membantu menyegarkan wajah Anda setelah padatnya aktivitas yang Anda selama seminggu.

2. Masker Lemon

Selain ketimun, Anda juga dapat menggunakan lemon sebagai masker untuk menghilangkan kantung mata. Oleskan perasan lemon ke bagian bawah mata. Lakukan secara hati-hati agar tidak mengenai mata. Anda dapat melihat hasilnya setelah rutin dilakukan setiap hari selama satu hingga tingga minggu.
3. Menggunakan Sendok
Cara lainnya yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kantung mata yaitu menggunakan sendok besi. Anda dapat memasukkan sendok besi ke dalam kulkas dan membiarkan hingga dingin. Selanjutnya tempelkan bagian cekung sendok ke bagian mata Anda dan biarkan beberapa saat. Anda akan mendapatkan mata yang jauh lebih segar di pagi harinya dan bebas kantung mata.

Sumber : Liputan6.com, Jakarta

Kunci Jaga Stamina Saat Mengemudi ke Kampung Halaman

Pria mengemudi lebih dari satu jam berisiko kematian dini
Hari raya Idul Fitri semakin dekat. Warga Ibu Kota menyambutnya dengan bersilaturahmi dengan sanak saudara ke kampung halaman.
Perjalanan mudik dengan menempuh jarak jauh tentunya membutuhkan kondisi fisik yang prima, terlebih bila Anda membawa kendaraan sendiri. Maka dari itu, Anda yang bertugas mengemudi wajib dalam kondisi bugar selama perjalanan.
Doddy Permadi, dokter dari Graha Medika Asuransi Astra menjelaskan bila pengemudi wajib tidur selama lima jam sebelum perjalanan. Adapun persiapan barang-barang bisa dilakukan oleh istri atau orang yang tidak bertugas mengemudi.

Lebih lanjut, ia menekankan kepada para peserta mudik agar tidak
 memaksakan diriterus mengemudi agar lebih cepat sampai tujuan. Ia menyarankan untuk istirahat sejenak apabila telah mengemudi selama tiga jam dan bisa memanfaatkan posko mudik."Minimal tidur lima jam sebelum perjalanan. Barang-barang bisa disiapkan istri, karena suami harus cukup istirahat untuk nyetir," katanya saat pelepasan komunitas di Daihatsu Sahabat Mudik, belum lama ini.
"Kemampuan seseorang nyetir nonstop selama tiga jam. Setelah tiga jam, berhenti sebentar lakukan stretching ringan supaya aliran darah lancar," katanya.

Sumber : Liputan6.com, Jakarta

Friday, June 24, 2016

Repotnya jadi fotografer di jaman modern

   

Dulu jadi fotogafer itu repot. Mulai urusan memilih film (ASA dan jumlah isinya), tidak bisa tahu hasilnya sebelum dicetak, dan minim referensi untuk belajar. Jadi fotografer di jaman sekarang jauh lebih enak, kamera sudah canggih, fotonya bisa langsung dilihat, bisa diedit dan mudah untuk berbagi. Kini siapapun jadi fotografer, bahkan dengan kamera ponsel saja sudah bisa merasa jadi fotografer. Benarkah demikian? Lalu kenapa judul artikel ini malah mengatakan jadi fotografer jaman sekarang itu repot? Mari kita simak bersama mengapa.

Cobalah untuk kembali memikirkan apa esensi dari fotografi, tanpa embel-embel digital. Dari dulu fotografi itu secara esensial adalah seni mengambil gambar dengan cahaya. Disini pada dasarnya kita perlu menguasai pemahaman tentang fundamental fotografi yaitu eksposur, yang menjadi acuan foto yang pas, over atau under. Paham eksposur saja belum aman, perlu diketahui bahwa fotografi dari dulu juga berkaitan dengan menangkap momen, timing dan waktu terbaik untuk memotret.
Seringkali dalam foto kita ingin bercerita tentang sesuatu, maka berlatih mendapat foto di momen yang tepat perlu refleks, pengalaman, intuisi juga keberuntungan. Fotografi landscape juga perlu memikirkan waktu yang ideal untuk dapat cahaya yang diinginkan. Hal mendasar lain dalam fotografi adalah memahami jarak fokus dan mengatur ruang tajam (dan mendapatkan bokeh), dahulu bahkan lensa masih manual fokus tapi fotografernya dituntut harus bisa menguasai tekniknya supaya tidak buang-buang film akibat fotonya tidak fokus.
Nikon setting
Setting kamera modern perlu pemahaman akan banyak hal
Di jaman digital seperti sekarang, hal-hal diatas tetap perlu dikuasai oleh kita, walau kamera sekarang tentu sudah serba otomatis, seperti auto eksposur dan auto fokus. Sayangnya saat kita ingin memahami cara kerja kamera modern malah bisa jadi pusing sendiri karena banyaknya setting/menu kamera dan buku manual yang tidak mudah dipahami. Padahal untuk memaksimalkan kamera kita (walau kamera kita sudah otomatis), kita tetap perlu memahami tentang berbagai setting, semisal metering dan auto fokus (termasuk servo fokus dan memilih titik/area fokus). Setiap kebutuhan foto pun bisa jadi perlu setting yang berbeda, misal untuk foto aksi atau liputan kita perlu set auto fokus ke kontinu servo, dan drive mode ke shoot kontinu juga. Tapi untuk kebutuhan foto landscape kita cukup single servo AF dan drive bisa pakai self timer 2 detik. Ini saja sudah memusingkan kan?
Saya ingin kembali ke fundamental yang tadi dibahas. Anda tentu sering melihat foto yang bagus, baik dalam bentuk cetak maupun di internet. Apa yang membuat anda menilai foto itu bagus? Menurut teori fotografi untuk mendapat foto yang bagus tentu perlu memperhatikan berbagai aspek (sesuai tujuan fotografinya) seperti pemilihan subyek utama, komposisi (dan pemilihan fokal lensa), angle kamera dan juga kejelian fotografernya dalam melihat. Hal ini diistilahkan art of seeing, atau vision. Fotografer juga perlu jeli melihat arah cahaya, warna, momen dan tentunya komposisi yang menarik. Lebih lanjut lagi tuntutan tambahan adalah perlu bisa berimajinasi sehingga bisa membayangkan bentuk, skala, persepektif hingga cerita dalam foto yang ingin diambilnya. Itulah alasannya mengapa, kadang-kadang kita menemukan ada orang yang dengan kamera biasa saja bisa mengambil foto yang enak dilihat.
Walau ukuran kecil tapi dari foto ini kita bisa melihat cerita, komposisi, warna dan perspektif
Walau dalam ukuran kecil tapi dari foto ini kita bisa melihat cerita, komposisi, warna dan perspektif
Sejatinya saat semua hal-hal yang saya sebutkan diatas bisa dikuasai, maka foto kita walaupun berukuran kecil, misal di cetak kecil (4R) atau resolusi kecil untuk website/sosmed (misal ukuran 800×600 piksel) pun tidak masalah, foto yang bagus akan tetap terlihat bagus. Nah repotnya disini, kamera digital modern sudah punya sensor dengan jumlah piksel (terlalu) banyak. Kenapa repot? Karena makin banyak piksel, walau artinya fotonya makin detail, juga perlu diimbangi dengan disiplin teknik memotret yang lebih tinggi. Di jaman sekarang fotografer jadi tambah repot dengan harus ekstra memikirkan hal-hal yang dulu bahkan tidak terbayang, misal soal megapiksel ini. Intinya bila kita cetak foto ukuran besar dengan megapiksel banyak, beberapa kekurangan teknis yang tadinya bisa dimaafkan jadi semakin terlihat jelas dan bisa jadi agak mengganggu.
Perlu disiplin teknik untuk dapat foto yang tajam
Perlu disiplin teknik untuk dapat foto yang tajam
Apa saja contohnya? Misal yang paling sederhana adalah noise yang terlihat di ISO tinggi. Di ukuran yang kecil memang noise tidak terlalu terlihat, tapi begitu cetak besar atau kita lihat di monitor yang besar, noise jadi tampak jelas. Lalu stabilitas saat memotret jadi semakin penting. Bila kamera sedikit goyang saat foto diambil, akan menjadi terlihat jelas ada shake di hasil fotonya kalau kita pakai kamera yang megapikselnya amat banyak (diatas 24 MP). Jadi disini tantangannya kita harus dapat foto yang termasuk sharp, bukan sekedar acceptable sharp. Dukungan fitur stabilizer (IS/VR dsb) dan tripod jadi lebih penting disini. Belum lagi saat berurusan dengan kontras tinggi, kita mesti mengerti keterbatasandynamic range dari sensor kamera, berapa bit file RAW-nya dan apa dampaknya pada foto kita.
Hal lain yang perlu diperhatikan oleh fotografer modern khususnya saat mencetak foto ukuran besar adalah bisa muncul kekurangan foto digital yang berkaitan dengan proses kamera dalam mengolah file JPG, seperti kompresi JPG yang bila terlalu tinggi membuat foto jadi kasar, munculposterisation dan artefak yang mengganggu. Lalu bila di kamera ada fitur penyeimbang kontras dan fitur ini diaktifkan, kamera cenderung menerangkan daerah gelap/shadow dan ini juga berpotensi muncul noise. Memotret dengan RAW memang bisa membantu memaksimalkan hasil foto, tapi juga menambah langkah kerja fotografer jaman sekarang. Belum lagi kalau editingnya terlalu berlebihan, malah fotonya bisa terlalu tajam sampai muncul halo atau malah hasil fotonya jadi tampak aneh.
Kompresi
Satu hal baik yang membuat fotografer jaman sekarang sangat terbantu adalah meningkatnya kualitas optik lensa modern. Lensa jaman sekarang dengan variasi harga yang beragam umumnya sudah memiliki ketajaman yang baik hingga sangat baik. Tapi juga adakalanya lensa punya kekurangan yang bisa terlihat kalau kita cetak besar, seperti chromatic abberationcorner softness, dan difraksi bila pakai bukaan kecil. Apalagi tidak semua lensa mampu mengimbangi peningkatan megapiksel di kamera sehingga tidak didapat ketajaman maksimal yang diinginkan.
Kesimpulan
Jadi apa kesimpulan dari tulisan ini? Ya bahwasanya fotografi itu menyenangkan itu betul, tapi juga perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik tentang alatnya, tentang teori dasar fotografi dan juga tentang teknik fotonya. Ditambah lagi fotografer modern sedikit banyak perlu mengenal juga tentang dunia komputer seperti bahasan tentang JPG, kompresi, megabyte juga mengerti prinsip editing di komputer dengan segala pengaturannya.
Sebagai langkah awal kita perlu berlatih untuk menguasai :
  • alat yang ada, tidak perlu terlalu terobsesi mengejar alat yang paling canggih dan mahal, prinsipnya gear is good but.. vision is better
  • seni dan vision dalam fotografi, seperti memilih PoI, komposisi, angle, perspektif, timing dsb
  • teknik dasar fotografi, seperti fokus yang pas, membuat latar belakang blur, mengatur warna
dan bila kita ingin tantangan lebih atau untuk komersil, misal akan cetak besar atau menampilkan foto di layar ukuran besar (yang mana sedikit saja kekurangan bakal semakin terlihat), maka selain penguasaan teknik (memotret dan editing) yang pelu ditingkatkan, juga faktor gear mulai menentukan peran, seperti kamera dengan ISO tinggi yang rendah noise, atau lensa berkualitas tinggi guna :
  • memaksimalkan ketajaman foto (ultimate sharpness)
  • memaksimalkan kualitas hasil foto (dynamic rangeclarity, low noise dsb)
  • mendapatkan akurasi warna (custom WB, kalibrasi monitor)
  • mencegah terlalu dipaksakan di post processing (over sharpen, over contrast dsb)
Jadi bagaimana? Tidak mudah juga ya jalan untuk bisa mendapat foto yang bagus.. Tapi jangan kecil hati, di infofotografi kami selalu siap memberi bimbingan sesuai kebutuhan masing-masing, mulai dari mengenal fitur kamera, memahami dasar fotografi, menguasai (mastering) teknik dan seni fotografi, editing foto dengan Lightroom atau Photoshop hingga tur/mentoring fotografi yang edukatif.